Wanita
terkadang membayangkan dan penasaran dengan jodohnya di masa depan, begitu juga
dengan aku. Di benakku selalu terpikirkan apakah aku sudah pantas untuk dia?
Sudahkah aku pantas untuk menjadi pendamping dia yang menurut aku dia imam yang
baik dalam keluarga.
Memantaskan
diri itu penting tetapi selama ini aku telah salah tujuan. Aku memantaskan diri
karena dia bukan karena Alloh, aku sudah merasa hatiku sudah ditutupi dengan
cinta kepada manusia bukan karena Alloh. Aku mencoba untuk melakukan perubahan
supaya diriku pantas untuknya. Mencoba untuk belajar lebih giat, memperbaiki
diriku dari segi wajah serta agama Ahhhhh, itu dosa mayu gak baik dilakukan
terus menerus “malu rasanya” seharusnya perubahan itu untuk Alloh dan aku harus
selalu istiqomah.
Aku
tahu yang harus aku lakukan SEKARANG! Bagaimana aku memantaskan diriku yang bukan
ditujukan kepada si dia tetapi fokus untuk memperbaiki di hadapan Alloh. jika
kita jatuh cinta kejarlah cinta sang pemilik hatinya “Alloh” agar dia yang mengejar
kita yang mencintai sang maha cipta.
bye,
Mayudini

No comments:
Post a Comment